Reuni dengan Chelsea, Pahlawan The Blues di Final Liga Champions 2012 Tebar Ancaman

Reuni dengan Chelsea, Pahlawan The Blues di Final Liga Champions 2012 Tebar Ancaman

PALAPA BOLA  – Bek asal Brasil, David Luiz, menebar ancaman jelang reuni dengan Chelsea di Liga Champions 2025-2026.

Bek berusia 38 tahun ini akan kembali ke Stamford Bridge bersama timnya, Pafos, di matchday ke-7 Liga Champions 2025-2026, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB.

Pertandingan ini akan menandai kembalinya David Luiz ke Stamford Bridge sejak berpisah dengan Chelsea pada 2019.

Perpisahan itu mengakhiri petualangannya selama tujuh tahun bersama The Blues dalam dua periode.

Selama berseragam Chelsea, Luiz merengkuh kesuksesan dengan meraih enam gelar di berbagai kompetisi.

Salah satu gelar yang diraihnya adalah Liga Champions 2012, saat Luiz mejadi salah satu pahlawan di partai final kontra Bayern Muenchen.

Selama tujuh tahun membela The Pensioners, dirinya sukses mencatatkan 248 penampilan di segala ajang.

Dari 248 penampilan tersebut, pemain yang pernah membela PSG dan Arsenal ini sukses menyumbangkan 18 gol dan 11 assist.

Jelang berhadapan dengan klub yang pernah dibelanya itu, Luiz tak ingin larut dalam nostalgia dan memilih menebar ancaman.

Dilansir PALAPA BOLA dari Daily Mail, Luiz memastikan akan tampil segenap hati saat menghadapi Chelsea.

Mantan bek Flamengo ini ingin tampil dengan totalitas sebagai ucapan terima kasih kepada semua pihak.

Ucapan terima kasih ini tak hanya bagi The Blues yang pernah dibelanya, namun juga untuk klubnya, Pafos.

“Saya akan bermain melawan Chelsea dengan sepenuh hati dan energi,” tutur bek yang identik dengan rambut kribo itu.

“(Itu) untuk mengucapkan terima kasih kepada semua orang. Tetapi juga untuk memberikan yang terbaik di lapangan karena semua orang ingin melihat itu,” lanjutnya.

Tak hanya menebar ancaman bagi The Pensioners, Luiz juga menebar ancaman bagi seluruh peserta Liga Champions musim ini.

Dia yakin dengan kapasitas Pafos yang bisa menggebrak kompetisi paling elite se Eropa itu, kendati berstatus debutan.

“Tidak banyak yang mengharapkan banyak hal dari kami di Liga Champions, tetapi saya pikir kami bisa melakukan sesuatu yang istimewa,” tambahnya.

“Ini akan menjadi kesempatan besar bagi kami untuk menunjukkan kualitas kami kepada dunia,” pungkasnya.

Saat ini, baik Chelsea dan Pafos memiliki posisi berbeda di tangga klasemen fase grup Liga Champions 2025-2026.

The Blues berada di posisi ke-13 dengan mengantongi 10 poin dari enam pertandingan yang telah dimainkan.

Sementara klub asal Siprus itu berada di peringkat ke-27 usai mengoleksi enam poin dari enam pertandingan.

Di atas kertas, kedua tim masih berpeluang lolos ke babak gugur meski dalam kondisi yang berbeda.

Chelsea masih berpotensi lolos secara otomatis ke 16 besar, sementara Pafos punya kesempatan besar lolos via finis di 24 besar klasemen ke babak play-off.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *